Contoh Penutup Makalah | Penembak Jitu Network

Contoh Penutup Makalah


Advertisement

penutup makalahContoh Penutup Makalah -Bagi Anda yang sedang mendapat tugas membuat makalah dan sedang bingung, bagaimana contoh penutup makalah. Nah kali ini kami akan membahas mengenai contoh penutup makalah. Pada dasarnya penutup amakalah berisi kesimpulan dari makalah yang telah Anda sajikan. Berikut adalah beberapa contoh penutup makalah:

PENUTUP

Pendekatan kontekstual dapat digunakan sebagai dasar pemilihan strategi dan skenario pembelajaran apresiasi sastra. Pendekatan kontekstual menyediakan kesempatan bagi siswa membangun  pengetahuan bermakna melalui kegiatan pemecahan masalah, kerja sama, partisipasi,  pemberian contoh, bimbingan, serta refleksi. Lebih dari itu, pengetahuan dibangun  dengan mempertimbangkan relevansi dan fungsinya dengan  kehidupan yang nyata. Sesuai dengan hakikat pembelajaran apresiasi sastra, pengetahaun yang dibangun dalam pembelajaran apresiasi sastra yakni untuk memahami kehidupan dan manusia. Dalam lingkup yang lebih khusus, pembelajaran apresiasi sastra dapat memanfaatkan novel remaja yang sekaligus dapat difungsikan sebagai media pendidikan nilai moral.

Contoh Penutup Makalah yang lain:

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Bunga Bangkai Raksasa termasuk di dalam suku talas-talasan (Araceae), tumbuh secara liar dan jarang hidup merumpun. Dari satu umbi biasanya muncul satu tunas saja. Bunga yang mengeluarkan bau yang khas ini ternyata memiliki keunikan tersendiri dinbanding dengan bunga lain. Bunga bangkai termasuk bunga yang langka dan dilindungi.

Konservasi adalah upaya yang dilakukan manusia untuk melestarikan atau melindungi alam, termasuk di dalamnya perlindungan terhadap bunga bangkai. Bunga bangkai sekarang ini sudah sangat jarang kita jumpai di alam bebas, sehingga menjadikan bunga ini hampir punah, agar bunga ini tetap lestari bagi anak cucu kita maka diambilah langkah-langkang konservasi dan penyelamatan terhadap bunga ini.

Bunga bangkai mengalami dua fase dalam hidupnya yang berlangsung secara bergantian dan terus menerus, yakni fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif di atas umbi bunga bangkai tumbuh batang tunggal dan daun. Hingga kemudian batang dan daun menjadi layu menyisakan umbi di dalam tanah. Fase selanjutnya, generatif yakni munculnya bunga majemuk yang menggantikan batang dan daun yang layu tadi.

Apabila lingkungan nya mendukung, dan umbinya memenuhi syarat pohon ini akan digantiakan dengan tumbuhnya bunga bangkai. Bunga bangkai cocok hidup di tempat yang  kondisi Udaranya sedikit lembab, tanah yang mengandung humus, serta cukup mendapat cahaya matahari.

5.2 Saran

Berdasarkan penemuan yang diperoleh dari penelitian ini, dapat dianjurkan beberapa saran sebagai berikut:

  • Meningkatkan pengetahuan tentang dunia tumbuhan
  • Perlunya penelitian lebih lanjut bagaimana karakteristik Bunga Bangkai.
  • Dari peneletian ini diharapkan adanya penelitian yang lebih lanjut untuk mengkaji perkembangan bunga bangkai.
  • Perlu adanya pelatihan yang lebih lanjut dalam pembuatan laporan penelitian.

Semoga contoh penutup makalah diatas dapat bermnafaat untuk Anda yang sedang mencari sebuah penutup makalah yang baik. Anda juga dapat membaca Contoh Makalah Mahasiswa dan Contoh karya ilmiah

5.1 Kesimpulan

Bunga Bangkai Raksasa termasuk di dalam suku talas-talasan (Araceae), tumbuh secara liar dan jarang hidup merumpun. Dari satu umbi biasanya muncul satu tunas saja. Bunga yang mengeluarkan bau yang khas ini ternyata memiliki keunikan tersendiri dinbanding dengan bunga lain. Bunga bangkai termasuk bunga yang langka dan dilindungi.

Konservasi adalah upaya yang dilakukan manusia untuk melestarikan atau melindungi alam, termasuk di dalamnya perlindungan terhadap bunga bangkai. Bunga bangkai sekarang ini sudah sangat jarang kita jumpai di alam bebas, sehingga menjadikan bunga ini hampir punah, agar bunga ini tetap lestari bagi anak cucu kita maka diambilah langkah-langkang konservasi dan penyelamatan terhadap bunga ini.

Bunga bangkai mengalami dua fase dalam hidupnya yang berlangsung secara bergantian dan terus menerus, yakni fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif di atas umbi bunga bangkai tumbuh batang tunggal dan daun. Hingga kemudian batang dan daun menjadi layu menyisakan umbi di dalam tanah. Fase selanjutnya, generatif yakni munculnya bunga majemuk yang menggantikan batang dan daun yang layu tadi.

Apabila lingkungan nya mendukung, dan umbinya memenuhi syarat pohon ini akan digantiakan dengan tumbuhnya bunga bangkai. Bunga bangkai cocok hidup di tempat yang  kondisi Udaranya sedikit lembab, tanah yang mengandung humus, serta cukup mendapat cahaya matahari.

5.2 Saran

         Berdasarkan penemuan yang diperoleh dari penelitian ini, dapat dianjurkan

beberapa saran sebagai berikut:

-  Meningkatkan pengetahuan tentang dunia tumbuhan

-  Perlunya penelitian lebih lanjut bagaimana karakteristik Bunga Bangkai.

-  Dari peneletian ini diharapkan adanya penelitian yang lebih lanjut untuk

    mengkaji perkembangan bunga bangkai.

-  Perlu adanya pelatihan yang lebih lanjut dalam pembuatan laporan penelitian.

     

No Comment to “Contoh Penutup Makalah”

  1. Comments are closed.

Categories